You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Plt Gubernur Berharap Sosialisasi Kebudayaan Betawi Terus Diintensifkan
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Sosialisasi Kebudayaan Betawi Terus Diintensifkan

Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono berharap, sosialisasi kebudayaan betawi terus diintensifkan meski masa jabatannya berakhir pada Februari nanti. Salah satunya, dengan menyelenggarakan Festival Budaya Betawi yang berskala besar di Jalan Thamrin hingga Monas.

Saya bermimpi ada perayaan tahunan yang besar-besaran, Festival Budaya Betawi ditampilkan di Jalan Thamrin dan Monas

"Saya hanya menjabat sampai 11 Februari. Tapi saya bermimpi ada perayaan tahunan yang besar-besaran, Festival Budaya Betawi ditampilkan di Jalan Thamrin dan Monas," katanya, Selasa (24/1).

Dikatakan Sumarsono, dalam festival itu ditampilkan 1.000 ondel-ondel berjejer sepanjang Jalan MH Thamrin. Bersamaan dengan itu, digelar panggung seni dan kuliner di kawasan Monas.

Kepgub Pelestarian Budaya Betawi Ditandatangani Pekan Ini

"Sekali-kali harus kita tunjukkan ada perayaan besar Betawi. Seribu ondel-ondel, tambah ujungnya di Monas ada kuliner dan panggung tari-tarian Betawi," ujarnya.

Sumarsono berharap mimpinya itu akan terealisasi. Karena itu, ia menitipkan mimpi itu pada budayawan, Bamus Betawi, cendekiawan dan masyarakat pencinta budaya Betawi untuk mewujudkannya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye10433 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1319 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1234 personFakhrizal Fakhri
  4. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1210 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye961 personBudhi Firmansyah Surapati